Kamar Mandi dan Kepala Yang Hilang


 

Kamar Mandi dan Kepala Yang Hilang

 Aldo Zakaria

Siswa SMP. Plus Maulana Malik Ibrahim Bojonegoro 


Di sebuah rumah tua yang terletak di pinggir desa, ada kamar mandi yang sudah lama jarang dipakai. Rumah itu milik nenek Laila, yang tinggal bersama cucunya, Fauzan.

Kamar mandi itu kecil, dengan dinding keramik putih yang mulai retak dan pintu kayu yang berderit jika dibuka. Di sana pernah terjadi sesuatu yang tak bisa dijelaskan.

……………..

Fauzan pertama kali mendengar cerita dari neneknya tentang penampakan yang muncul di kamar mandi itu.

“Dulu, waktu aku masih kecil, aku pernah melihat sesuatu yang sangat menakutkan. Sebuah kepala tanpa badan muncul di cermin kamar mandi,” ujar nenek Laila dengan suara pelan.

Fauzan yang penasaran mulai memperhatikan kamar mandi itu setiap kali ia hendak mandi. Beberapa kali ia merasakan hawa dingin yang tiba-tiba dan bayangan samar di cermin.

Suatu malam, saat Fauzan hendak mengambil handuk, ia menatap cermin dan melihat wajah pucat tanpa leher, matanya kosong menatap lurus ke arahnya. Kepala itu tiba-tiba menghilang secepat kilat.

……………..

Setelah kejadian itu, nenek Laila menceritakan sejarah rumah itu. Konon, dulu ada seorang tukang kayu yang meninggal secara tragis di kamar mandi itu—kepalanya terhantam benda keras saat sedang memperbaiki atap.

Tubuhnya ditemukan oleh nenek saat pagi hari, tetapi kepalanya tidak ada di tempat itu.

“Sejak saat itu, kamar mandi itu selalu terasa aneh,” kata nenek.

……………..

Fauzan merasa takut tapi juga ingin membantu arwah itu menemukan ketenangan. Dengan bimbingan nenek, ia mulai membaca doa-doa pelindung setiap kali akan masuk kamar mandi, terutama membaca Ayat Kursi dan Surah Al-Falaq.

Malam-malam berikutnya, penampakan kepala putus itu tidak muncul lagi.

……………..

Kini, kamar mandi itu kembali menjadi tempat yang biasa digunakan. Fauzan belajar bahwa rasa takut bisa dihadapi dengan iman dan doa. Dan setiap kali melihat cermin, ia selalu mengingat bahwa di balik ketakutan ada kekuatan yang bisa kita bangun. Selesai.

Comments

Popular posts from this blog

Terjemah Tausyeh Ibnu Qosim

Bisikan di Kamar Mandi

Sang Jenderal telah Menikah