Langkah di Atas Genteng
Langkah di Atas Genteng Aldo Zakaria Siswa SMP. Plus Maulana Malik Ibrahim Bojonegoro Kampung itu bernama Sendangjati, terletak jauh dari keramaian kota. Di sana, ada satu rumah tua di ujung jalan buntu—rumah panggung, berdinding kayu, beratap genteng merah kusam. Sudah lama kosong, tapi masih sering dibicarakan. Karena dulu, kata warga… ada sesuatu yang tinggal di atas atapnya. “Kalau malam, terdengar langkah berat… seperti kaki raksasa menyusuri genteng satu per satu. Kadang, terdengar napas dari cerobong dapur.” Begitu kata Pak Darto, tetua kampung, dengan suara rendah setiap kali cerita itu dibuka. Mereka menyebutnya genderuwo. Makhluk hitam besar, berbulu kasar, matanya merah, dan baunya… menyengat seperti bangkai yang sudah lama tak dikubur. …………….. Setelah puluhan tahun kosong, rumah itu akhirnya dibeli oleh keluarga baru: sepasang suami istri dan anak laki-laki mereka yang berumur 12 tahun, Rafa. Orang-orang kampung sempat heran—kenapa r...